NEW YORK - Chief
Executive Officer (CEO) McDonald Corp Jim Skinner akan mundur dari posisinya
setelah menduduki jabatan tersebut selama tujuh tahun. Walau demikian, telah
disiapkan penggantinya, yakni Chief Operating Officer Don Thompson (48).
Suksesor Skinner ini akan mulai menjadi bos perusahaan hamburger terbesar di
dunia tersebut.
Transisi jabatan itu pun
diproyeksikan bakal berjalan mulus. Dengan demikian, Thomson akan menjadi salah
satu CEO keturunan Afrika-Amerika, ini merupakan hal yang sangat langka.
Skinner (67) telah memimpin
McDonald sejak November 2004. Dia telah berjasa besar membuat restoran cepat
saji ini ada di mana-mana. Harga saham perusahaan ini pun mengalami kenaikan
lebih dari tiga kali lipat sejak dia pimpin.
Sayangnya, perusahaan tidak memberikan
alasan pengunduran diri Skinner. Walau demikian, hal itu tampaknya sudah
diperkirakan, hanya saja tampaknya pengunduran diri tersebut lebih cepat dari
yang diproyeksikan.
"Kecurigaan saya adalah dia
berpikir perusahaan sekarang ini berada dalam kondisi yang sangat baik. Dengan
Don menjadi bos, perusahaan berada di tangan orang baik. Dia melakukan apa yang
seharusnya dilakukan," kata analis RBC Capital Markets Larry Miller
seperti dilansir dari Reuters kemarin.
Walau kabar mundurnya orang nomor
satu di McDonals ini mencuat, harga sahamnya tampak tidak terpengaruh. Harga
saham perusahaan ini hanya turun 0,1 persen menjadi USD 96,60.



